PEMANFAATAN MICROSOFT EXCEL DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK FUNGSI LOGIKA

PENDAHULUAN

Microsoft Excel atau Microsoft Office Excel adalah salah satu perangkat lunak pengolah data angka yang juga merupakan sebuah program aplikasi lembar kerja spreadsheet yang dibuat dan didistribusikan oleh Microsoft Corporation untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Mac OS. . Microsoft Excel yang disingkat Excel adalah program aplikasi yang banyak digunakan untuk membantu menghitung, menganalisa, dan menyajikan data secara otomatis.

Matematika tidak hanya sebatas ilmu hitung, pembelajaran matematika akan melatih kemampuan berpikir kritis, logis, analitis, dan sistematis. Dalam perkembangan teknologi informatika, matematika memberikan sumbangsih tersendiri. Berbagai aplikasi dan program di komputer tidak lepas dari penerapan aplikasi matematika, diantaranya adalah operasi Aljabar, teori graf, matematika diskrit, logika, peluang dan statistika. Teknologi yang semakin berkembang ini menunjukkan perkembangan manusia dalam menerapkan aplikasi matematika dalam mengembangkan bidang lain.
Salah satu program komputer yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran adalah Microsoft Excel. Microsoft Excel ini memiliki kemampuan yang luar biasa, karena program ini telah dikenal baik oleh semua orang dan fleksibel.
Banyak fungsi yang disediakan Microsoft Excel yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran matematika, diantaranya:
• Fungsi matematika seperti logaritma dan akar
• Fungsi Statistik seperti penjumlahan, rata-rata dan permutasi
• Fungsi Trigonometri, seperti sin cos dan tangen
• Fungsi Matriks seperti determinan matriks, invers matriks, hasil perkalian matriks
• Fungsi Logika seperti komparasi, dan
• Fungsi keuangan seperti periode pembayaran dan suku bunga

Dalam memecahkan suatu masalah kadang kala kita dihadapkan pada permasalahan dimana kita harus memilih suatu kondisi, Fungsi Logika dalam Microsoft Excel digunakan untuk menguji suatu kondisi dengan menggunakan syarat tertentu dan oleh Microsoft Excel akan dikatakan TRUE (Nilai 1) jika syaratnya terpenuhi atau FALSE (Nilai 0) jika syaratnya tidak terpenuhi.
Syarat yang digunakan untuk menguji suatu kondisi bisa hanya satu syarat, salah satu syarat diantara beberapa syarat (Fungsi OR), dua syarat atau lebih wajib terpenuhi (Fungsi AND), atau bukan dengan syarat tertentu (Fungsi NOT).

Operator Logika (pembandingan)

  • = (sama dengan)
  • < (Lebih kecil dari)
  • > (Lebih besar dari)
  • <= (lebih kecil atau sama dengan)
  • >= (Lebih besar atau sama dengan)
  • (Tidak sama)

Terdapat 2 fungsi logika yaitu :

1. FUNGSI LOGIKA IF TUNGGAL

Fungsi logika IF TUNGGAL, mempunyai pernyataan benar satu dan pernyataan salah satu. Artinya fungsi IF TUNGGAL mempunyai satu IF saja.

Adapun penulisan IF Tunggal :

=If(Ekspresi logika, Pernyataan kondisi benar, Pernyataan kondisi salah)

Note :

  • Logika ekspresi adalah cell logika yang dibandingkan
  • Pernyataan kondisi benar adalah nilai true (kondisi pertama)
  • Pernyataan kondisi salah adalah nilai false

2. FUNGSI LOGIKA IF MAJEMUK

Fungsi logika majemuk mempunyai lebih dari satu ekspresi logika, artinya memiliki pernyataan kondisi benar lebih dari satu dan pernytaan kondisi salah satu. atau mempunyai IF lebih dari satu.

Penulisan IF MAJEMUK :

=If(Ekspresi logika, Pernyataan kondisi benar, IF(Ekspresi logika, pernyataan benar,Pernyataan kondisi salah)

NOTE :

  • Dalam menulis rumus IF, khusus untuk data teks/huruf harus diberi tanda Petik dua ( ” ) diawal teks dan diakhir teks
  • Tanda Kurung buka “(” dan tutup “)”, ditambah pada logika if sesuai dengan jumlah “IF”
  • Karakter campuran ( ad-87-i 09) dalam penulisan rumus semua harus di beri tanda kutip dua ( ” )
  • Karakter yang tidak diberi kutip dua ( ” ) adalah angka dan rumus/formul

Fungsi Logika yang akan kita gunakan adalah Fungsi IF, dengan bentuk umum sebagai berikut :=IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
Langsung ke contoh kasus,

1.     Masuklah pada program Microsoft Office Excel 2007, yaitu

        klik  Start  –>  All Program  –>  Microsof  Excel 2007.

2. Berikut ini adalah tampilan dari Microsoft Excel 2007

3. Misalnya kita punya tampilan data sebagai berikut :

Anggap saja kita sedang melakukan perekrutan pegawai baru dengan data awal pemohon adalah sebagaimana yang tersebut pada kolom Nama, Pendidikan dan Jurusan.
Cara 1, Cara 2, Cara 3, Cara 4 dan Cara 5 adalah cara-cara yang kita gunakan untuk menguji kondisi pemohon tersebut dengan menggunakan syarat-syarat yang telah di tetapkan, dan akan menghasilkan nilai yang kita tentukan jika syaratnya terpenuhi ataupun tidak terpenuhi.

Cara 1 : Menggunakan Fungsi IF Tunggal
Berdasarkan kondisi data pemohon tersebut kita akan menerima pegawai dengan syarat hanya mereka yang memiliki pendidikan S1 yang akan diterima (Lulus), maka fungsi yang kita gunakan adalah :
=IF(C5=”S1″;”Lulus”;”Gagal”)
Artinya : Jika nilai Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan Lulus dan jika nilai Cell C5 bukan S1 akan dinyatakan Gagal.

Cara 2 : Menggunakan Fungsi OR
Syarat yang kita gunakan adalah hanya kepada pemohon yang mempunyai pendidikan S1 dan D3 yang kan kita terima (Lulus) dan selain dari itu akan dinyatakan Gagal. fungsi yang kita gunakan :
=IF(OR(C5=”S1″;C5=”D3″);”Lulus”;”Gagal”)
Artinya : Jika Cell C5 mengandung nilai S1 dan D3 maka akan dinyatakan Lulus dan bila tidak dinyatakan Gagal.

Cara 3 : Menggunakan Fungsi AND
Syarat yang digunakan adalah pemohon yang kita terima adalah pemohon yang memiliki pendidikan S1 dengan jurusan Akuntansi, Fungsi yang kita gunakan :
=IF(AND(C5=”S1″;D5=”Akuntansi”);”Lulus”;”Gagal”)
Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 dan Cell D5 meiliki nilai Akuntansi maka dinyatakan Lulus dan jika tidak dinyatakan Gagal.

Cara 4 : Menggunakan Fungsi NOT
Syaratnya adalah hanya pemohon yang meiliki jurusan Selain Akuntansi yang akan kita terima (Lulus). Fungsi yang kita gunakan :=IF(NOT(D5=”Akuntansi”);”Lulus”;”Gagal”) Artinya : Jika Cell D5 memiliki nilai Akuntansi maka akan dinyatakan Gagal, dan dinyatakan lulus jika Cell D5 bukan Akuntansi.

Cara 5 : Menggunakan Fungsi IF Bersarang
Syarat adalah jika pemohon memiliki pendidikan S1 akan langsung dinyatakan Lulus, jika berpendidikan D3 akan dipertimbangkan dan selain dari itu akan langsung dinyatakan Gagal. =IF(C5=”S1″;”Lulus”;IF(C5=”D3″;”Dipertimbangkan”;”Gagal”))Artinya : Jika Cell C5 memiliki nilai S1 maka akan dinyatakan gagal, Jika bukan S1 dan memiliki nilai D3 akan dinyatakan Dipertimbangkan dan jika bukan S1 atau D3 akan dinyatakan Gagal.

About purnawa

bokek generation menuju sukses

Posted on Februari 4, 2012, in Umum. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: